Senin, 24 Juli 2017

Pohon Ringin Batang

Pohon Ringin Batang

Pohon Ringin yg sdah berusia tua mungkin sdh ratusan tahun yg lalu,masih cerita dari sesepuh dulu dan belum ada kejelasan yg pasti.
Diceritakan dulu pada waktu Ki Bahurekso babat mBatang,Ki Bahurekso sudah menata mBatang akan dijadikan Kadipaten dengan memberi tanda atau ancer2 sebuah pohon Kenari yg letaknya didepan Rumah Dinas Bupati sebelah timur,bila kelak ada utusan dari Sultan Mataram agar gampang mencari letak sbgai pusat pemerintahan mBatang.
Singkat cerita ketika Sultan Mataram mengutus putra terbaik Mataram yg msih cicit dari Ki Ageng Penjawi untuk menjadi Bupati mBatang pertama yaitu Pangeran Mandurorejo setelah itu Pangeran Mandurorejo digantikan oleh adiknya yg bernama Kyai Uposonto sebagai Bupati mBatang ke-2 mempunyai gelar Ki Ageng mBatang.
Kemudian putri dr Kyai Uposonto yg bernama R Ayu Prahilla yg kemudian mendapat gelar Sri Ratu Batang yg kelak melahirkan Amangkurat I diperistri oleh Sultan Mataram/Sultan Agung Hanyokrokusumo,adanya ikatan antara Kyai Uposonto sebagai bawahan Mataram sekaligus jadi mertuwa Sultan Agung,kemudian Sultan Agung memberi bibit pohon Beringin kembar yg ada dialun2 Mataram untuk dibawa ke-Batang ditanamnya ditengah2 alun2 mBatang.
Simbolis sebuah jalinan  Kabupaten Batang dan Mataram.
Simbolis dari sebuah pengayoman.
Sebuah sinergi dari Tri Tunggal yg lurus kepantai utara antara laut Pantai Utara,Beringin dan Kadipaten.
Inilah sekelumit cerita tentang POHON BERINGIN MBATANG.
Pada bulan Besar atau tanggal 10 oktober 2015 malam Sening hari,Roboh pohon beringin mBatang setelah pohon beringin keraton Jogya roboh.
Entah ini kejadian hanya kebetulan atau mungkin kaitan dari induk pohon beringin mBatang adalah dari Mataram???
 Allahua'lam bishawab
Lebih tragis lagi pohon Beringin mBatang skrang didera berbagai masalah,apakah pohon BERINGIN KOTA mBATANG hanya akan jadi kenangan???


http://www.batangupdate.com/2017/07/Pohon-Beringin-Alun-Alun-Batang-Terbakar.html?utm_source=dlvr.it&utm_medium=facebook&m=1

Salam Budaya
Wong Sudro Ing Tlatah Kuto mBatang
Salam Guyup Rukun Selawase.

Tidak ada komentar: